BPPU UAD Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong dalam rangka penguatan tata kelola institusi, sistem penjaminan mutu, serta strategi peningkatan reputasi dan akuntabilitas perguruan tinggi.
Tim dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong dipimpin oleh Try Danuwijaya, M.H.I. selaku Kepala Satuan Pengendali Internal, didampingi Dr. Nouval Rumaf, M.Pd. (Kabid Perencanaan dan Pengembangan), Fathurrahman, M.Pd. (Koordinator Auditor Satuan Pengendali Internal), Barda Hartana (LPPK), dan Ismail Marzuki (Kabid SPMI).
Rombongan benchmarking disambut oleh jajaran pimpinan BPPU UAD, yakni Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. selaku Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Adhitya Rechandy Christian, S.E., M.M. (Kepala Bidang Pusat Data dan Informasi), Andri Pranolo, S.Kom., M.Cs., Ph.D. (Kepala Bidang Reputasi dan Perangkingan), serta Ulinnuha Yudiansa Putra, S.E., M.Acc., Ak. (Kepala Bidang Audit Keuangan).
Kegiatan benchmarking diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tim Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa benchmarking bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari proses pembelajaran bersama antar perguruan tinggi Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola dan budaya mutu institusi.
Prof. Surahma juga memaparkan bahwa BPPU UAD memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan perencanaan, pengembangan, pengelolaan data, reputasi, hingga audit keuangan dalam satu sistem yang saling terhubung. Menurutnya, kekuatan tata kelola perguruan tinggi terletak pada sinergi antarunit, konsistensi pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), serta komitmen pimpinan dalam pengambilan keputusan berbasis data.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya transformasi digital dalam mendukung akurasi data dan efektivitas pelaporan kinerja institusi. Sistem informasi yang terintegrasi dinilai menjadi fondasi dalam mendukung perencanaan strategis, pemeringkatan internasional, serta akuntabilitas keuangan. Ia juga berharap melalui forum ini dapat terbangun kolaborasi berkelanjutan, termasuk peluang kerja sama dalam penguatan SPMI, audit internal, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Memasuki sesi pertama, Andri Pranolo, S.Kom., M.Cs., Ph.D. memaparkan strategi pengelolaan reputasi dan perangkingan internasional, khususnya terkait pemeringkatan Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings. Dalam paparannya, dijelaskan mengenai indikator penilaian, strategi peningkatan visibilitas akademik, penguatan publikasi ilmiah, internasionalisasi, serta optimalisasi data institusi yang terintegrasi.
Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan mengenai audit keuangan oleh Ulinnuha Yudiansa Putra, S.E., M.Acc., Ak. Materi yang disampaikan meliputi sistem pengendalian internal, mekanisme audit keuangan, tata kelola pelaporan, serta upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan di lingkungan UAD.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman dari kedua belah pihak, terutama terkait Perangkingan, Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan fungsi audit internal, serta integrasi perencanaan strategis dengan sistem informasi dan pelaporan kinerja.
Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola, reputasi institusi, serta daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (smc)


