Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Naik ke Peringkat 851–900 QS Asia, Perluas Peluang Kolaborasi Internasional
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir dalam pertemuan Tingkat Asia Pasifik di Bali yang diselenggarakan oleh Perangkingan Internasional Quacquarelli Symonds (QS). Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 1500an peserta dari berbagai negara dan berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. UAD ikut aktif dalam pertemuan tersebut untuk mendapatkan informasi dari berbagai acara diskusi terkait upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola universitas dan kerjasama baik nasional maupun internasional agar bisa menghadapi perubahan yang cepat di berbagai sektor. Kegiatan tersebut juga bersamaan dengan pengumuman hasil perangkingan QS Asia dan UAD berhasil meningkatkan pemeringkatannya sehingga sekarang pada posisi 851-900 di tingkat Asia. Peringkat UAD tingkat nasional berada pada peringkat 33.

Pembukaan dilaksanakan pada Selasa 3 Desember 2026 yang dilanjutkan dengan diskusi pada masing-masing ruangan. Diskusi membahas berbagai topik mulai dari dampak universitas bagi masyarakat, membangun kerjasama, penggunaan AI di perguruan tinggi, kepemimpinan dalam perguruan tinggi, pengembangan kurikulum dan menjalin jejaring dengan alumni. Sebuah perguruan tinggi harus berpegang teguh pada filosofi yang menjadi dasar pendirian perguruan tinggi sehingga bisa membangun keunggulan yang spesifik. Keunggulan tersebut terus dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak pada masyarakat. Keunggulan setiap perguruan tinggi menjadikan mitra percaya (trust) sehingga menjadi modal dalam menjalin kerjasama baik dengan mitra dalam negeri maupun luar negeri. Kerjasama dibangun berdasarkan semangat untuk membantu dan maju bersama, saling mengisi kekurangan dengan kelebihan institusi mitra sehingga bermanfaat untuk kedua pihak. Kerjasama dengan pihak pengguna lulusan khususnya industri menjadi sangat penting agar dapat memahami kebutuhan dunia kerja sehingga kurikulum yang dikembangkan dapat membekali lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Hal tersebut menjadikan alumni merasa puas dan bangga dengan kampus yang telah mendidiknya.

Tema AI juga banyak diangkat dalam berbagai diskusi. Pemanfaatan AI dalam pendidikan menjadi sesuatu yang tidak mungkin dihindari. Upaya untuk mengelola AI harus menjadi pemikiran pimpinan universitas sehingga pemanfaatan AI menjadikan bisnis proses di universitas menjadi lebih efisien untuk mencapai visi universitas. AI membuat proses pembelajaran bisa menjadi lebih cepat sehingga waktu untuk interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih banyak. Big Data bisa diolah oleh AI sebagai dasar pijakan untuk mengambil keputusan bagi pimpinan. AI juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan personalized learning karena setiap mahasiswa memiliki karakter dan kesulitan tersendiri dalam pembelajaran. AI membantu secara lebih spesifik dan tersedia setiap waktu sehingga setiap mahasiswa bisa terbantu sesuai kondisi masing-masing.

Kepemimpinan perguruan tinggi diibaratkan sebagai seorang pemimpin orkestra yang mampu membangun koordinasi lintas bidang sehingga dihasilkan kinerja yang saling mendukung. Pemimpin juga harus banyak mendengar, mampu menerima masukan sehingga semua aspirasi bisa dirangkum dalam sebuah kebijakan. Pemimpin juga harus mampu memberikan contoh teladan bagi seluruh komponen.
Kegiatan selama 3 hari tersebut juga diisi dengan mengunjungi booth pameran dari berbagai negara untuk mendiskusikan peluang kerjasama di masa akan datang atau memperkuat jalinan kerjasama yang telah ada. 
Nining Sugihartini selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas yang menjadi perwakilan dari UAD telah mengunjungi booth dari berbagai negara. Potensi mitra yang telah diperkuat dengan kunjungan tersebut adalah Universitas Bina Nusantara, Universitas Airlangga, Universitas Kebangsaan Malaysia, Al-Quds University dari Palestina, City University of Hongkong, National Taiwan University, Cousera-Udemy (Amerika), Massey University (New Zealand), Asia Pasific University (Malaysia), Beijing Institute of Technology (China), National Tsing Hua University (Taiwan), Sogang University (Korea Selatan) dan University of Technology Malaysia. Jalinan Kerjasama tersebut diharapkan akan lebih meningkat pada masa mendatang untuk mendukung visi UAD menjadi perguruan tinggi yang unggul dan inovatif yang terintegrasi dengan nilai AL Islam dan Kemuhammadiyahan sehingga bermanfaat bagi seluruh umat manusia.



